naskah drama akibat pergaulan bebas

Seorangpemuda, togar (apsalpin), yang sebelumnya aktif di pelayanan gereja akhirnya terjatuh kedala Keluargaini juga selalu di warnai dengan percecokan. Teman kendil yg pertama kali terpengruh terhadap virus negative itu. Contoh Naskah Drama Durasi 15 Menit Contoh Surat Pak thomas dan moris 2. Naskah drama akibat pergaulan bebas. Pada malam hari, putri mengatakan kepada ibunya kalau selama ini ibunya tidak memperhatikannya karena sibuk bekerja. Phrase De Profil Site De Rencontre. 100% found this document useful 1 vote1K views12 pagesDescriptionNaskah Video ini bercerita tentang pergaulan anak remaja saat ini yang perlu mendapat pengawasan dan perhatian yang lebih dari segala komponen lingkungan. Naskah Video ini terkait dengan tugas akhir mahasiswa UNM Program Pascasarjana Program Studi Teknologi Pendidikan 2017. Kelompok 3 Fajrin Baids Sukarno Hatta RA Sofyan Anna PratiwiCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote1K views12 pagesSkenario Akibat Pergaulan BebasDescriptionNaskah Video ini bercerita tentang pergaulan anak remaja saat ini yang perlu mendapat pengawasan dan perhatian yang lebih dari segala komponen lingkungan. Naskah Video ini terkait dengan tug…Full description Temukan informasi lengkap tentang Naskah Drama 7 Orang Tentang Pergaulan Bebas. 8 Naskah Drama Bahasa Sunda Singkat Dari 3 Hingga 8 Orang Sumber 15 Contoh Teks Pidato Bahasa Jawa Singkat Krama Inggil Sumber Forum Festival Arkipel Homoludens International Sumber Doc Nama Muhammad Reza Solihin Kelas X Mia 2 Pergaulan Sumber Doc Drama Akibat Pergaulan Bebas Adi Wiguna Academiaedu Sumber 10 Contoh Naskah Drama Komedi Persahabatan Bahasa Jawa Sumber Inilah pembahasan lengkap terkait naskah drama 7 orang tentang pergaulan bebas. Admin dari blog Berbagai Naskah 2019 juga mengumpulkan gambar-gambar lainnya terkait naskah drama 7 orang tentang pergaulan bebas dibawah ini. No 6 Ada Disoal No 7 Kalimat Yang Merupakananak Dari Sumber 3 Contoh Teks Berpikir Kritis Dan Strukturnya Alam Sumber Drama Sekolah 10 Orang Complit Sumber Contoh Naskah Drama 8 Orang Hematologi Spesialisasi Medis Sumber Drama Sekolah 10 Orang Complit Sumber Tekan Pergaulan Bebas Dan Narkoba Di Kalangan Remaja Pemkot Sumber Teks Debat Pergaulan Bebasdocx Teks Debat Pergaulan Bebas Sumber Berbagai Perilaku Kenakalan Remaja Yang Mengkhawatirkan Sumber Contoh Naskah Drama 3 Orang Contoh Naskah Drama 3 Orang Sumber Ockym Makalah Tentang Pergaulan Bebas Sumber Contoh Pembukaan Pidato Kenakalan Remaja Sumber Drama Genre Akibat Pergaulan Bebas Kenakalan Remaja Hamil Pra Nikah Sumber Teks Debat Pergaulan Bebasdocx Teks Debat Pergaulan Bebas Sumber 13 Contoh Naskah Drama Komedi Persahabatan Cinta 5 6 Sumber 10 Contoh Naskah Drama Komedi Persahabatan Bahasa Jawa Sumber Demikianlah pembahasan yang dapat kami sampaikan mengenai naskah drama 7 orang tentang pergaulan bebas. Terima kasih telah berkunjung ke blog Berbagai Naskah 2019. Buka website sumber untuk pembahasan lengkapnya. DRAMA AKIBAT PERGAULAN BEBAS -Usman pemakai -Andi pengedar -Bagas pemakai -Agus pengedar -Yandi teman si pemakai -Bani sebagai Narator Pada suatu hari sepulang sekolah tiga orang remaja yaitu Usman, bagas, dan yandi sedang menunggu kendaraan pulang tiba-tiba ada seorang pemuda yang mendekati mereka. andi "Hei kalian mau nggak saya kasih ni barang ?" usman "Apaan itu bang ?" andi "Mau tidak nih saya kasih gratisan." bagas "saya mau bang." yandi "Eh, bagas mau-mau aja,dasar rakus ." usman "Udah ambil aja yang penting gratisan." yandi "Pokonya saya tidak mau ikut-ikutan yaa." Setelah itu yandi pun meninggalkan dua orang temannya langsung pulang ke rumah. Keesokan harinya usman dan bagas tidak masuk sekolah, sepulang sekolah yandi pergi ke rumah usman ternyata di situ ada bagas. yandi "Eh, kenapa man tidak masuk sekolah ?" usman "Ayo kesini yan cobain ni barang." bagas "Gile coy, pikiraan kamu bisa melayang." yandi "Ah saya nggak mau ikut-ikutan,... Pada suatu hari di suatu sekolah yang berada di Bandung yaitu SMA SELALU CERIA yang terkenal dengan siswanya yang kaya dan nakal. Tetapi, tidak semua seperti itu. Ingin tahu kelanjutan ceritanya?Saksikan ya… drama dari anak-anak yang gokil-gokil ini….!!!Pak Rendy Datang ke kelas dengan santai “Selamat pagi anak-anak sebangsa dan setanah air yang Bapak cintai, sayangi, dan rindui. Hari ini kita kedatangan murid baru. Ayo masuk nak…!” sambil mempersilakan murid tersebut masuk ke kelas.Gisel “Ikh…ikh…ikh…!!! Kenapa sih harus ada murid baru segala?” dengan raut wajah yang kesal. Putri “Asyik, ada murid baru!! Berarti teman kita bertambah dong…!!!” dengan raut wajah yang senang. Nino “Uuuu…… yes anak baru! Jadi ada yang bisa kita kerjain nih..! ha..ha..” bergaya pahlawan bertopeng. Ridho “Halo teman-teman dari Sabang sampai Merauke, dari Sumatera sampai Papua berjajar pulau-pulau!! Perkenalkan nama saya Ridho Lillahi Ta’ala, teman teman bisa panggil saya dengan satu kata yaitu Ridho. Saya pindahan dari SMA SELALU SEDIH yang terkenal dengan kesedihannya, maka dari itu saya pindah kesini karena saya ingin ceria. Rumah saya di….” Berry “Emang penting ya…??” memotong pembicaraan. Pak Rendy “Sudah-sudah, jangan berteman..!! Baiklah Ridho, silakan kamu duduk di sebelah Abel. Dan satu lagi yang Bapak sampaikan, berhubung sekarang guru- guru akan mengadakan rapat, jadi…. kalian jangan ribut ya….!!!” Semua “Iya Pak…!” Pak Rendy pun pergi meninggalkan kelas. Abel, Putrid an Nabila pun segera menghampiri “Hai Ridho…!! Kenalin aku Nabila anak terlucu di kelas, ini Putri dan sebelah kamu itu Abel.”Putri & Abel “Salam kenal…!!!”Ridho “Salam kenal juga..! Aku Ridho. Berfikir Oh iya, kalian mau ga jadi teman aku?”Putri “Tenang aja kawan, kita mau kok temenan sama kamu.” sambil melirik Nabila dan Abel.Abel “Haah? Ga salah tuh? Kita mau temenan sama dia? Cape deh…!”Nabila “Abel, kamu nggak boleh ngomong gitu. Dia juga temen kita, kamu nggak boleh ngelarang siapapun buat berteman sama kita”Abel “Tenang kawan, aku cuman bercanda kok”Putri “Dasar kamu ini.” heran. Tiba-tiba Gisel dan kawan-kawan datang menghampiri Menghampiri Ridho “Heh, anak baru, mau-maunya kamu temenan sama orang aneh kayak mereka?” wajah sinis.Gisel Menghampiri Cha-cha “Biarinlah, bukannya pantes anak baru itu gabung sama mereka!”Ridho Kaget “Maaf, siapa kalian?”Rangga “Waduh, hari gini ga tau kita? Cape deh”Gisel “Kenalin gue Gisel Monikah… masih satu saudara sama Agnes Monika!” sambil bersalaman dengan Ridho.Ridho “Cantiknya….!!” bersalaman lama dengan Gisel.Gisel “Ikh, lepasin tangan gue!”Ridho “Eh, maaf-maaf”Berry “Gue Berry Chandra Winata” sambil bersalaman dengan Ridho.Nino “Terus nama aku siapa? Aduh, kok bisa lupa ya??” bingung.Rangga “Kenalin gue Rangga. Gue tuh orangnya cakep, penyabar, baik hati, pemaaf, dan tidak sombong” sambil makanNino “Aha,,,, aku baru inget Semarang. Nama aku teh Nino”Gisel “Heh anak baru, gue cuma mau ngingetin aja ya, lo jangan macem-macem sama kita!!!” sambil melotot.Abel “Heh, apa maksud lo ngomong gitu?? Ngajak ribut?” menyanyikan lagu Sherina.Berry “Udahlah jangan diladenin! Mendingan kita ke kantin aja yuk,,,!!!” pergi.Rangga, Nino “Yes!! Ayo kita makan!!” pergi sambil melompat-lompat. Saat di perjalanan menuju ke kantin, Putri mengejar-ngejar Gisel dan teman-temannya dengan “Ngapain lo ngejar-ngejar kita?”Putri “A…aku cuman pengen gabung sama kalian doang kok. Aku dari dulu ngefans sama kalian. Jadi, boleh ga aku ikut gabung sama kalian?” berharap.Gisel “Emh, lo boleh gabung sama kita-kita, tapi lo harus nurutin semua perintah kita. Gimana?” sambil merangkul pundak Putri.Putri “Ok, aku setuju! Apapun, asalkan aku bisa gabung sama kalian. Tapi…… apa yang harus aku lakukan?” menyanyi lagu seventeen.Berry “Gampang kok. Ntar pas pulang sekolah, lo ikut sama kita-kita ke tempat tongkrongan kita. Oh iya, ngomong-ngomong nama lo siapa?”Putri “Nama aku Tiara Bunga Indah Noor Randani Harum Mekar Mewangi Sepanjang Hari dan Tak Ada Seorang pun yang Bisa Menandingi!”Rangga “Busseeett…. Itu nama atau kereta api? Panjang bener…”Nino “Iya nih, aku jadi lupa nama kamu!!”Gisel “Ok, Putri pokoknya pulang sekolah nanti, lo pergi ke tempat tongkrongan kita!”Putri “Dimana???”Rangga, Nino “Rt 05, Rw 03, 10 tempat nonkrongnya, jalannya jalan cinta” menyanyi.Putri “Ooh..! I… iya nanti aku kesana” Bel pulangpun berbunyi, Putri pun segera meninggalkan kelasnya, dan pergi ke markas Gisel Cs. Tetapi saat di jalan, Putri bertemu dengan Abel, Nabila, dan Menarik tangan Putri “Put, kamu mau kemana? Ko tumben ga pulang bareng sama kita?”Abel “Iya nih, biasanya kamu kan suka pulang bareng sama kita”Putri “Begini ya teman-teman, aku masih ada urusan sebentar. Jadi, kalian duluan aja ya…! Daaahh…!” pergi meninggalkan teman-temannya.Nabila “Kenapa sih tuh anak? Ga biasanya dia kayak gini… jangan-jangan, ada yang ga beres?” bingung dan curiga.Ridho “Kamu ga boleh bilang gitu. Kita harus yakin Putri ga akan kenapa-napa. Abel “Bil, perasaanku kok ga enak ya…?? Aku takut terjadi apa-apa sama Putri” khawatir.Nabila “Udahlah, mungkin kamu cuman ga biasa aja ga pulang bareng sama dia”Abel “Mungkin juga sih. Iya udah, kita pulang aja, lagian aku juga udah laper nih” Putri pun sampai di markas Gisel Cs. Mereka disana sedang menunggu “Duh, lama bener! Kita se-jam tau nungguin kamu”Putri “Maaf ya, tadi aku ada sedikit masalah” berusaha meyakinkan.Gisel “Iya udah, sekarang Party dimulai…!! Eh, tolong dong musiknya!” menyuruh.Rangga “Siap!! 1… 2… 3…” lagu dangdut.Gisel sambil menari “Kok lagunya ini sih?”Rangga “Eh sorry-sorry, itu lagu punya nenek gue, tadi kebawa. Hehe…!!”Cha-cha “Iya udah, sekarang nyalain musiknya”Rangga “Siap!! 1… 2… 3…” lagu goyang duyu. Gisel Cs sudah mulai menari, sedangkan Putri kaget dan “Eh, ayo nari dong, bukan bengong aja..!” mengajak.Putri “heran “Haah, kalian suka lagu kayak ginian? Ga salah denger kan aku?” Cha-cha pun mematikan “Bukannya anak gaul kayak kalian tuh sukanya musik yang nge-rock kaya gini nih. Musik…. On…!” lagu beraksi.Gisel “Cha-cha matiin musiknya!”Cha-cha “Okey….!!!” Cha-cha pun mematikan musiknya “Maksud lo apa? Ngomentarin kita segala lagi. Lo inget ya, lo lagi berhadapan sama siapa?”Putri “Eh…eh…eh… nggak, bukan. Maksud aku kayak gitu, aku cuman heran aja sama kalian, anak Keren kayak kalian suka lagu beginian”Berry “Emang kenapa kalo kita suka lagu kayak ginian? Ada yang salah?” menghampiri Putri.Gisel “Heh, udah syukur lo bisa gabung sama kita. Udah deh ga usah so ngomentarin kita segala”Nino “Iya, emang lo siapa? Juri? Berani-beraninya ngomentarin kita. Kita lagi gak ikutan audisi kali…!!”Rangga “Akademi Fantasi” sambil bergaya.Cha-cha “Udah deh ga usah di perpanjang lagi” sambil duduk.Berry “Ga bisa gitu dong. Dia udah berani ngomentarin kita. Sebagai hukumannya….” sambil berfikir.Putri “Ikh…maaf…!!”Gisel “Udah deh, lo diem aja. Bener juga tuh kata Berry. Sebagai hukumannya, sekarang lo minum ini!” sambil memberikan sesuatu.Putri “Ini apa?”Rangga “Udah deh, lo diem aja. Cepet minum!” memaksa.Putri “I…iya…iya… aku minum.” Putri pun meminum minuman tersebutPutri batuk “minuman apa ini?” meludah.Gisel “Gimana enakkan?”Nino “init uh MIRAS alias minuman keras”Putri kaget “Apa? Ikh, dosa tahu”Cha-cha “Hari gini masih ngomong dosa?”.Semua “Haa…haa…” menertawakan Putri.Berry “Oh iya, gue punya barang bagus nih” sambil mengeluarkan sesuatu.Nino “Apaan sih?”.Berry “Lo tau NARKOBA kan?? Nah gue tuh suka banget sama narkoba”.Nino “Apa? Lo suka Narik Kolor Babeh Lo? Ga sopan ih”.Rangga “Ikh, NARKOBA tuh Nasi goreng, Kopi, Bala-bala. Iya kan?”.Gisel “Haha… bego ya kalian semua. Kata orang-orang sih, narkoba itu obat yang bisa bikin kita bahagia selalu, kaya nge-fly gitu”.Putri “Enak ga?”.Berry “Enak, cobain aja dulu”. Akhirnya mereka pun mencobanya. Dan mereka kini sedang berpesta narkoba. Setelah selesai berpesta….Putri “Eh temen-temen, aku pulang dulu iya. Oh iya, aku bawa satu ke rumah iya”.Rangga “Iya, aku juga mau pulang dulu, ngantuk nih”.Gisel “Iya..iya.. Eits, hampir lupa. Put, besok tolong iya dandanan lo di ubah, jangan kaya gini, NORA tahu…”.Putri “Okey…!!!”. Keesokan harinya…Pak Rendy “Anak-anak!! Sekarang kan hari bersih-bersih, jadi Bapak harap kalian bisa membersihkan ruangan ini ya…!!”.Semua “Siip pak..!”.Pak Rendy “Iya udah, Bapak tinggal dulu ya”. Pak Rendy pun meninggalkan kelas dan Putri masuk ke dalam kelas dan semua orang yang berada di dalam kelaspun kaget melihat “Hai my friend!!” sambil bergaya seperti artis.Nabila “Put, kamu kok jadi kayak gini?”Putri “Why?”.Abel “Rok, rok kamu pendek, kacamata ilang, kucir dua juga ilang”.Putri “Abel dan Nabila, sekarang aku udah berubah dan tolong sekarang panggil aku OLIVE bukan Putri lagi. Oh iya, dan satu lagi, aku sekarang udah gabung sama Gisel Cs”.Nabila “Kita ga ngelarang kamu buat berteman sama siapa aja kok. Tapi…..” melihat Putri.Ridho “Kalo itu yang terbaik buat kamu, ya sok aja, itu terserah kamu”.Gisel tepuk tangan “Wah..wah..wah.. bagus juga penampilan lo!”.Nino “Ga kalah sama Gisel nih..”.Berry terbelalak “Ini Putri???”.Putri “Iya, ini aku Putri. Emang kenapa? Ada yang salah?”.Berry “No… no… no… it’s Perfect” meyakinkan.Putri berbisik “Aku mau barang itu lagi!”.Berry “Tapi, kemaren kan kamu udah banyak ngisep barang itu, aku ga mau ngasih” mengacuhkan.Gisel “Iya nih, gue juga mau barang itu lagi. Dari tadi malem gue udah ga kuat buat nahannya”.Berry “Tapi, kalian termasuk Nino, Rangga dan Cha-cha udah banyak ngisep itu barang. Gue takut, entar lo semua kenapa-napa lagi”.Cha-cha “Udahlah, sekarang kita lagi butuh barang itu dan kita semua mau minta 3x lipat lebih banyak dari yang kemaren”.Nino “Iya bener, gue udah ga kuat nih”.Berry bingung “Iya udah, nanti di markas aja iya. Kalo disini ntar ketauan sama yang laen lagi”.Semua “Ok”. Sementara itu, Nabila, Abel dan Ridho….Ridho “Kenapa iya si Putri?”.Abel “Iya, aku heran deh sama dia. Mau-maunya dia temenan sama mereka”.Nabila “Padahal, dulu di anti banget sama mereka. Ada apa iya sebenarnya?”.Abel “Yang aku khawatirkan, akhirnya terjadi juga”.Ridho “Itu udah keputusan dia, kita ga bisa ngerubahnya gitu aja”.Nabila “Iya udah, entar pulang sekolah kita selidiki kasus ini aja. Mau ga?”.Abel “Ayo, siapa takut!”.Ridho “Aku juga ikut ya…!”. Bersih-bersih pun selesai dan seperti biasanya Gisel Cs pergi ke tempat tongkrongannya. Mereka tidak menyadari bahwa mereka sedang dibuntuti oleh Abel “Oh, jadi ini tempatnya”.Nabila “Bisa dibilang gitu sih. Tempatnya jelek amat iya…!”.Ridho “Nah, sekarang ayo kita pulang. Besok kita ke tempat ini lagi. Kalian udah hafalkan? Jadi besok kita gampang kesini lagi deh”.Abel & Nabila “Siipp!!!”. Abel Cs pun pulang. Sementara itu, di basecamp mereka berpesta narkoba lagi. Berry merasa khawatir kepada teman-temannya yang saking tergila-gilanya dengan narkoba. Tak lama kemudian, Gisel merasakan menyanyi lagu asmaraNino “Eh, bentar, liat Gisel tuh dia kenapa?” kaget.Gisel “Gue mau narkoba lagi” bingung.Berry “Tapi gue udah ga punya lagi” berusaha meyakinkan.Gisel “Tapi gue mau lagi. Mana? Mana?”.Putri “Gisel, kamu udah banyak ngisep itu”.Gisel “Gue ga mau tau, pokoknya sekarang kasih barang itu lagi ke gue. Cepetan!!” memaksa. Tiba-tiba…. Gisel “Iya udah, sekarang kita bawa Gisel ke rumah sakit”.Rangga “Yuk atuh…!”.Putri “Maaf teman-teman, kayaknya aku ga akan ikut kesana”.Berry “Iya, aku juga. Aku masih ada sedikit urusan”. Gisel pun dibawa ke rumah sakit terdekat. Sementara itu Berry dan Putri…Berry “Ehm.. Put, bye the way kamu udah punya pacar belum?”.Putri “Belum”.Berry “Oh, masa?”.Putri “Iya, beneran” meyakinkan.Berry “Put, mau ga??” suasana menjadi tegang.Putri “Mau apa?”.Berry “Mau ga kita nyusul mereka ke rumah sakit?”.Putri “Eh, kirain teh mau apa?! Enggak ah”.Berry “Iya udah, aku kesana dulu ya…!”.Putri “Iya. Hati-hati ya…!”. Pada saat Berry meninggalkan Putri sendirian di basecamp, Putri menahan rasa kecanduannya itu. Dan pada saat itu pula, basecamp Gisel pun dapat dimasuki oleh Abel “Ini tempatnya kan?”.Nabila “Iya bener kok, aku gak salah. Soalnya aku masih inget tempatnya”.Abel “Sekarang, ayo kita masuk!”. Ketika di dalam….Nabila “Putri? Ngapain kamu disini?” kaget.Putri “Justru aku yang harus nanya, ngapain kalian disini?”.Ridho “Kita kesini cuman mau bawa pulang kamu”.Nabila “Iya put, kita kesini cuman mau bawa pulang kamu kok”.Putri “Enggak mau, pergi kalian semuanya!” mendorong Nabila.Abel “Udah syukur masih ada orang yang peduli sama kamu”.Ridho “Udah-udah! Kalo kamu ngerasa kayak gitu, it’s ok, kita pergi”.Merekapun meninggalkan Putri sendirian. Keesokan harinya, Putri masih tetap berada di basecamp. Dan ketika Berry Cs datang ke basecamp, mereka melihat Putri yang sedang kesakitan dan berguling-guling di sambil berlari “Put, kamu kenapa?”. Putri hanya diam seakan tidak mendengarkan teriakkan “Put, kamu kenapa?”.Putri “Gis…gis…gis…”.Rangga “Gisel maksud lo?”.Cha-cha “Udah agak baikan. Kemarin dia kecanduan, nanti kalo udah sehat, dia mau masuk rehabilitas. Kita semua juga udah masuk. Besok kita mulai rehabilitasi. Lo sekarang kita bawa ke rumah sakit. Entar kalo udah sembuh, baru ikut terapi rehabilitasi”.Nino “Iya put, kita udahin semuanya”.Putri marah “Diem semuanya! Aku udah ga bisa kembali lagi. Aku sakit. Aku udah ga kuat lagi. Tinggalkan aku!!”.Berry “Kamu ga boleh gitu, put! Kamu harus kuat!”.Putri “Aku udah nyia-nyiain hidup aku. Kayaknya aku udah ga kuat lagi! Aku pengen ketemu sama Nabila Cs”.Rangga menelpon “Bil, sobatmu kayaknya OD”.Nabila “Apaa??? Kamu bercanda? Sekarang kamu dimana?”.Rangga “Kita masih ada di basecamp. Kalo bisa ajak temen-temen yang lain dan gue minta tolong sama lo, jemput Gisel di rumah sakit. Dia udah diizinin keluar sama dokter”. Tidak lama kemudian Nabila Cs pun datang bersama “Putri…Putri… maafin aku Put! Karena aku, kamu jadi kayak gini, kamu harus kuat Put…” menyesal.Ridho “Put, kamu kenapa?” khawatir. Ketika itu, Putri sedang kejang-kejang sambil mengeluarkan darah dari “Mumpung kalian ada disini, aku mau minta maaf, aku sudah tidak kuat lagi. Berry maafin aku, dan kamu harus sudahi semua ini. Teman-teman… aaaa…….” muntah darah.Semua “Putri…..!! innalillahi wa inna illaihi roji’un”.Abel “Berry, kamu harus bertanggung jawab untuk semua ini”.Berry Baiklah, aku akan menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib”. Semua menyanyikan lagu kerispatih. – Apriyadi sebagai Tomi pemakai – Duwi c. sebagai Budi pengedar – Taufik Ali sebagai Ali pemakai – Reza sebagai Jack pengedar – Dian Permana P. sebagai Joni teman si pemakai – Zulfikar sebagai Narator Bermula dari sepulang sekolah tiga orang remaja yaitu Tomi, Ali, dan Joni sedang menunggu kendaraan pulang tiba-tiba datang seorang pemuda yang menghampiri mereka. Budi “Hei kalian mau nggak gue kasih ni barang ?” Tomi “Apaan tu bang ?” Budi “Mau nggak nih gue kasih gratis.” Ali “Mau bang.” Joni “Eh, lu mau-mau aja rakus lu.” Tomi “Udah terima aja yang penting gratis.” Joni “Pokonya gue nggak mau ikut-ikutan.” Lalu Joni pun meninggalkan dua orang temannya langsung pulang ke rumah. Keesokan harinya Tomi dan Ali tidak masuk sekolah, sepulang sekolah Joni pergi ke rumah Tomi ternyata di situ ada Ali. Joni “Eh, kenapa lu nggak masuk sekolah ?” Tomi “Ayo kesini Jon cobain ni barang.” Ali “Gile coy, pikiran lu bisa melayang.” Joni “Ah gue nggak mau ikut-ikutan, lebih baik gue pulang aja.” Tomi “Huh, dasar lu Jon penakut.” Dan Joni pun pulang dan di tengah jalan ia berpas-pasan dengan si Budi dan satu orang lagi yang bernama Jack. Budi “Eh, dari mana lu ? Kenalin nih teman gue, Jack.” Joni “Gue dari rumah Ali, Awas lu ya kalau bikin teman gue ancur. Gue ancurin lu pade.” Jack “Emangnya kenapa lu nggak senang.” Joni “Ya !” Dan terjadilah perkelahian antara Jack dan Joni. Tetapi perkelahian tersebut dapat terhenti karena Budi mengingatkan bahwa mereka akan pergi ke rumah Tomi. Budi “Udah-udah Jack jangan berkelahi lagi, kita kan mau pergi ke tempat Tomi.” Jack “Awas lu ya.” Dan Budi pun langsung ke rumah Tomi bersama-sama Jack. Sesampainya di rumah Tomi, mereka berdua langsung menemui Tomi dan kebetulan di situ ada Ali. Budi “Nih, gue bawain barangnya harganya Rp satu paketnya.” Tomi “Oke gue minta dua paket satu untuk Ali dan satu lagi untuk gue.” Ali “Gila lu Tom gue mana punya duit, emangnya bayarnya pakai daun.” Jack “Nggak apa-apa kalian bisa ngutang, tapi awas kalau tidak bayar batasnya satu minggu.” Tomi “Lho, siapa ni orang main nyambung aja kayak kabel listrik.” Budi “Oh iya gue lupa kenalin ni orang namanya Jack. Eh ngomong-ngomong tadi si Joni ngapain kemari ?” Ali “Nggak apa-apa dia cuma mau nanya yang nggak ada gunanya.” Budi “Ya udah gue pulang dulu ya.” Budi dan Jack pun lalu pergi dari rumah Tomi. Hari demi hari telah berlalu tapi hutang Ali dan Tomi belum juga lunas karena mereka selalu membeli barang haram tersebut. Seperti biasa Tomi dan Ali pulang sekolah mereka menunggu Jack dan Budi tak lama kemudian datanglah Budi dan Jack. Ali “Bang saya minta barangnya lagi ya.” Tomi “Iya nih bang, lagi butuh.” Jack “Ah kalian ini hutang yang dulu saja belum lunas, cepat lunasi hutang-hutang kalian waktunya udah telat nih.” Tomi “Tttt….tapi kami tidak punya duit.” Jack “Aaaah.. banyak bacot lu.” Kemudian terjadilah perkelahian antara mereka berempat dan dari kejauhan Joni melihat perkelahian tersebut sebagai teman Joni juga ikut membantu kedua temannya yang sedang berkelahi. Tiba-tiba Jack mengeluarkan clurit dari dalam bajunya, dengan segera ia membacok Tomi dan Ali, tetapi akhirnya nyawa mereka selamat akibatnya yang terkena bacokan ialah Joni. Jack dan Budi melarikan diri. Ali “Sialan lu Jack, lu bacok teman gue.” Dan Tomi dan Ali hanya bisa menangisi kematian temannya itu. Segera mereka memanggil warga sekitar untuk mengangkat mayat Joni. Karena ikut terlibat maka mereka berdua juga ikut di bawa ke kantor polisi. Setelah beberapa hari selanjutnya terdengar berita bahwa Jack dan Budi telah tertangkap basah sewaktu kedapatan melakukan transaksi barang haram tersebut di lingkungan sekolah lain.

naskah drama akibat pergaulan bebas